BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan faktor utama dalam mebentuk baik
buruknya pribadi manusia secara normatif. Pendidikan yang diperoleh anak tidak
hanya di sekolah akan tetapi semua faktor bisa dijadikan sumber pendidikan.
Terutama lingkungan yang berperan atau berpengaruh tehadap keberhasilan
prestasi siswa. Anak dalam kandungan sampai usia lanjut atau liang lahat akan
mendapatkan pendidikan. baik dari lingkungan, pendidikan formal maupun non
formal. Pendidikan wajib diikuti oleh seluruh insan seperti yang telah diamatkan
oleh Bapa Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara. Dengan berkembangnya zaman,
teknologi berkembang pula dengan pesat. Jika kita.melihat manusia zaman dulu
dengan sekarang, fasilitas hidup yang tersedia jauh lebih mudah, lebih gampang
sekarang ini. Dalam bentuk transportasi, kita tinggal memilih, yang cepat,
sedang atau sangat cepat sudah tersedia. Ingin berkomunikasi setiap saat, jauh
atau pun dekat tinggal di manfaatkan.
Pesatnya teknologi saat ini menimbulkan dampak yang luar
biasa bagi para siswa. Hal ini harus ada kerjasama yang baik antara orang tua
dan guru. Peran orang tua sangat besar dalam keberhasilan prestasi siswa.Banyak
siswa yang pergi ke warnet dengan alasan untuk mengerjakan tugas sekolahnya,
padahal sekolah hanya dijadikan alasan. Ruang warnet yang di desain sedemikian
rupa agar para pelanggan terkesan menikmati atau betah berada di dalamnya.
Internet merupakan teknologi masa kini yang mempunyai peran
sangat penting di era globalisasi. Internet bagaikan sebuah perpustakaan dunia
yang bisa kita akses dengan mudah segala kebutuhan yang kita perlukan. Internet
mempunyai jaringan data yang mendunia, seseorang bisa mengakses dengan bebas
didalam internet sesuai kehendaknya.
Pesatnya teknologi serta perkembangan zaman, banyak siswa
yang mengalami kemunduran dalam prestasi belajar. Tidak hanya factor mundurnya
prestasi siswa akan tetapi sosial budaya, akademis maupun tingkah laku terjadi
kemunduran. Bagaimana dengan pesatnya teknologi ini jika dihubungkan dengan
keberhasilan siswa dalam proses belajar mengajarnya? Apakah berpengaruh atau
tidak? Apa dan mengapanya kita bahas dalam mini penelitian ini.
1.2
Identifikasi Masalah
Kita mengetahui bahwa teknologi internet tidak sepenuhnya
memberikan dampak negativ tetapi juga memberikan manfaat bagi prestasi belajar
siswa, kemudian factor apa yang mempengauhi prestasi belajar siswa dan apa
solusi yang baik untuk itu. Jadi pada kesempatan ini penulis akan mencoba
menjeaskanya.
1.3
Batasan Masalah
v Pengenalan internet
v Manfaat dan dampak internet
v Factor yang mempengaruhi prestasi
belajar siswa
1.4
Rumusan Masalah
v Dari latar belakang masalah diatas,
penulis dapat mengambil rumusan masalah sebagai berikut :
1. Apakah pengaruh internet terhadap prestasi siswa ?
2. Apa manfaat dan dampak penggunaan internet terhadap prestasi siswa ?
3. Bagaimana permasalahan internet terhadap pendidikan ?
1. Apakah pengaruh internet terhadap prestasi siswa ?
2. Apa manfaat dan dampak penggunaan internet terhadap prestasi siswa ?
3. Bagaimana permasalahan internet terhadap pendidikan ?
1.5 Tujuan Penelitian
v Adapun tujuan dari penelitian ini
adalah sebagai berikut :
1 Untuk mengetahui pengaruh internet terhadap prestasi siswa.
2 Untuk mengetahui manfaat dan dampak dari penggunaan internet terhadap prestasi siswa.
3 Untuk mengetahui permasalahan internet terhadap dunia pendidikan.
1 Untuk mengetahui pengaruh internet terhadap prestasi siswa.
2 Untuk mengetahui manfaat dan dampak dari penggunaan internet terhadap prestasi siswa.
3 Untuk mengetahui permasalahan internet terhadap dunia pendidikan.
1.6 Manfaat Penelitian
v Adapun manfaat yang dapat di berikan
adalah sebagai berikut :
1.Dapat
mebedakan manfaat dan dampak dari penggunaan internet terhadap prestasi belajar
siswa
2.Meningkatkan prestasi belajar
siswa
3.Menciptakan kesadaran bahwa siswa
tidak hars terlalu bergantung pada internet
BAB II
KERANGKA TEORITIS DAN PEMBAHASAN
2.1 Kerangka Teoritis
Dewasa ini, penggunaan internet telah merasuk pada hampir semua aspek kehidupan
baik sosial, ekonomi, pendidikan, hiburan bahkan keagamaan dan apa saja yang
dapat terpikirkan. Siswa merupakan salah satu pihak yang paling diuntungkan
dengan kemunculan internet. Aneka referensi, jurnal, maupun hasil penelitian
yang dipublikasikan melalui internet tersedia dalam jumlah yang berlimpah.
Dengan adanya pemanfaatan internet sebagai salah satu sumber informasi dan
motivasi belajar yang tinggi diharapkan siswa dapat memperoleh prestasi belajar
yang baik. Hal ini dikarenakan kemudahan yang didapat siswa ketika memanfaatkan
internet dalam mengakses informasi di internet.
Dengan seiringnya zaman maka semakin maju pula perkembangan teknologi. Dimana
kita telah mengenal internet, Internet (Inter-Network) adalah sebutan untuk
sekumpulan jaringan komputer yang menghubungkan situs akademik, pemerintahan,
komersial, organisasi, maupun perorangan. Internet menyediakan akses untuk
layanan telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakai yang
tersebar di seluruh dunia. Oleh sebab itulah internet sangat mempengaruhi di
dalam kehidupan masyarakat khusunya untuk para pelajar. Karena internet
mempunyai dampak positif dan dampak negatif yang nantinya dapat mempengaruhi
generasi muda.Sebenarnya siswa dalam proses beljajar juga bias memerankan
dirinya sebaik mungkin. Dalam peningkatan prestasi belajarnya pun juga
harus bisa memilih mana yang dapat memberikan hal yang terbaik untuk dirinya
sendiri.
A.Pengertian Prestasi
Menurut Adi Negoro, prestasi adalah segala jenis pekerjaan
yang berhasil dan prestasi itu menunjukan kecakapan suatu bangsa. Kalau menurut
W.J.S Winkel Purwadarminto, Prestasi adalah hasil yang dicapai. Dari pernyataan
diatas dapat kita simpulkan bahwa prestasi itu adalah segala usaha yang kita
lakukan semaksimal mungkin dengan hasil yang memuaskan.
B. Pengertian Prestasi Belajar
Menurut W.J.S Purwadarminto (1987
: 767) menyatakan bahwa prestasi belajar adalah hasil yang dicapai
sebaik-baiknya yang dikerjakan atau dilakukan. Jadi prestasi belajar adalah
hasil belajar yang telah dicapai berdasarkan kemampuan yang kita miliki yang
ditandai dengan suatu perkembangan serta perubahan tingkah laku pada diri
seseorang yang diperlukan dari belajar dengan waktu tertentu yang dapat
dinyatakan dalam bentuk nilai dan hasil tes atau ujian yang dilakukan terhadap
seseorang.
C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi
Prestasi
Segala aktifitas atau kegiatan yang kita lakukan tentu
terdapat faktor-faktor yang mempengaruhinya, baik yang cenderung mendorong
maupun menghambat. Begitu pula didalam belajar yang pada akhirnya akan
mempengaruhi prestasi belajar siswa.
Adapun
faktor-faktor tersebut adalah sebagi berikut :
1.Faktor Internal
Faktor Internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri
kita sendiri (siswa) yang mendorong seorang siswa untuk melakukan sesuatu.
1.1.Faktor
Intelegensi
Intelegensi dalam arti sempit adalah kemampuan untuk mencapai
prestasi disekolah yang didalamnya berpikir perasaan. Intelegensi ini memegang
peranan penting bagi prestasi belajar siswa. Karena tingginya peranan
intelegensi dalam mencapai prestasi belajar maka guru harus memberikan
perhatian yang sangat besar terhadap bidang studi yang banyak membutuhkan
berpikir secara rasional. Sebab dalam UU no 20,tahun 2003 pasal 1 bahwa:
Pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya
untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa dan negara.
1.2.Faktor
Minat
Minat adalah kecenderungan yang mantap dalam subyek untuk
merasa tertarik pada bidang tertentu. Siswa yang kurang minat dalam pelajaran
tertentu akan menghambat dalam belajar.
1.3.Keadaan
Fisik dan Psikis
Keadaan fisik menunjukan pada tahap pertumbuhan, kesehatan
jasmani, keadaan alat-alat indera dan lain-lain. Keadaan psikis menunjukan pada
keadaan stabilitas / Iabilitas mental siswa karena fisik dan psikis yang sehat
sangat berpengaruh positif terhadap kegiatan belajar mengajar dan sebaliknya.
2. Faktor Eksternal
Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri
siswa yang mempengaruhi prestasi belajar siswa. Faktor eksternal ini bisa
hambatan yang berasal dari luar maupun dorongan yang berasla dari luar diri
siswa.
2.1.Faktor
Guru
Guru sebagai tenaga berpendidikan memiliki tugas
menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar, membimbing, melatih, mengolah,
meneliti dan mengembangkan serta memberikan pelajaran teknik karena setiap guru
harus memiliki kewenangan dan kemampuan profesional, kepribadian, dan
kemasyarakatan. Guru juga mempunyai fleksibilitas yang tinggi yaitu pendekatan
dedikatif dan gaya memimpin kelas yang selalu disesuaikan dengan keadaan,
situasi kelas yang diberi pelajaran, sehingga dapat menunjang tingkat prestasi
siswa semaksimal mungkin.
2.2.Faktor
Lingkungan Keluarga
Lingkungan keluarga turut mempengaruhi kemajuan hasil kerja,
bahkan mungkin dapat dikatakan menjadi faktor yang sangat penting, karena
mendukung situasi belajar seperti kericuhan keluarga, kurang perhatian orang
tua, kurang perlengkapan belaja akan mempengaruhi berhasil atau tidaknya
belajar.
UU
No 20 tahun 2003,pasal 7
juga mengatakan,bahwa:
(1)
Orang tua berhak berperan serta
dalam memilih satuan pendidikan dan memperoleh informasi tentang perkembangan
pendidikan anaknya.
(2)
Orang tua dari anak usia wajib
belajar, berkewajiban memberikan pendidikan
dasar kepada anaknya.
dasar kepada anaknya.
2.3.Faktor
Sumber-Sumber Belajar
Salah satu faktor yang menunjang keberhasilan dalam proses
belajar adalah tersedianya sumber belajar yang memadai. Sumber belajar itu
dapat berupa media / alat bantu belajar serta bahan baku penunjang. Alat bantu
belajar merupakan semua alat yang dapat digunakan utnuk membantu siswa dalam
melakukan perbuatan belajar. Maka pelajaran akan lebih menarik, menjadi
konkret, mudah dipahami, hemat waktu dan tenaga serta hasil yang lebih
bermakna.
Pada saat ini sumber-sumber belajar dapat diperoleh dari
dunia maya. Perkembangan internet, hand phone, maupun media lainnya sangat
besar pengaruhnya terhadap prestasi belajar siswa. Materi-materi pembelajaran
dapan di-download dari internet dengan cepat dan efisien bahkan ada yang
gratis.
Manfaat dan Dampak Penggunaan Internet Terhadap Prestasi
Siswa
Internet merupakan teknologi yang menyediakan berbagai
informasi dan data yang kita butuhkan.Internet merupakan jaringan internasional
yang dapat menghubungkan komputer-komputer yang ada didunia. Jaringan Internet
ini dihubungkan oleh jaringan telepon (jaringan elektromagnetik).
Tentunya setiap teknologi memiliki kekurangan dan kelebihan,
begitu pula dengan internet. Tidak semua infomasi yang ada di internet
menyajikan informasi-informasi yang positif saja tetapi juga terdapat
informasi-informasi yang bersifat negatif. Oleh karena itu, dibawah ini adalah
uraian manfaat dan dampak penggunaan internet :
- Manfaat Internet
Internet sebagai media komunikasi merupakan fungsi internet
yangØ paling banyak digunakan dimana
setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnyadari
seluruh dunia. Selain dari itu, dengan adanya internet seorang siswa bisa
mengadakan studi banding dengan sekolah-sekolah lain seperti tukar-menukar
informasi pelajaran maupun yang lainnya, dengan seperti itu seorang siswa yang
memiliki kekurangan didalam pelajaran maupun prestasi maka dengan sering
berkomunikasi dengan siswa yang berprestasi maka akan memberikan suatu motivasi
yang kuat terhadap siswa yang kurang berprestasi sehinggga siswa yang kurang
berprestasi menjadi lebih terpacu semangatnya untuk lebih giat lagi belajar.
Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga
siswaØ dapat dengan mudah mencari segala
informasi dan data yang mereka butuhkan. Sebagai lahan informasi yang sangat
luas, mudah, dan murah.
- Dampak Negatif Internet
Membuat siswa malas, dengan adanya internet ini cenderung
karenaØ merasa mudah untuk mencari apapun
di internet, hal ini mengakibatkan timbulnya rasa malas dikalangan siswa untuk
membaca buku. Yang pada akhirnya timbulah perasaan menganggap mudah terhadap
suatu masalah terutama masalah sekolah. Hal ini juga mengakibatkan kurang
diminatinya membaca buku baik itu di perpustakaan, maupun di tempat-tempat
lainnya.
Pornografi. Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik
denganØ pornografi, memang tidak salah.
Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun
merajalela.
Hal ini karena akses internet bersifat bebas dan muda
diakses oleh siapa saja sehingga situs-situs pornografi yang tidak boleh
ditonton oleh kalangan dibawah umur (belum menikah) terutama siswa.
Hal ini bisa berdampak buruk bagi perkembangan
prestasi siswa. Akibat dari terkontaminasinya alam fikiran siswa yang
seharusnya berpusat penuh pada belajar menjadi terpusat pada pornografi yang
akan menghancurkan masa depannya. Untuk mengantisipasi hal ini para produsen
web browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis
home-page yang dapat diakses.
Dengan terdapatnya gambar-gambar pornografi dan kekerasan di
internetbisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untu bertindak kriminal,
tindakan ini disebut Violence and Gore. Dengan adanya kekejaman dan kekerasan
ini bisa memotivasi pengguna terutama dikalangan siswa untuk berperilaku
seperti yang ada didalam gambar yang mereka lihat. Hal ini bisa kita lihat
dengan banyaknya terjadi tawuran dikalangan siswa yang salah satunya adalah
sebagai dari akibat Violence and Gore.
Penipuan: Hal ini merajalela dibidang manapun termasuk
internet. Seorang siswa yang memiliki pengetahuan yang minim akan mudah
terpengaruh dengan iklan-iklan yang terdapat didalam internet yang pada
akhirnya akan merugikan mereka sendiri.
Ketergantungan: Dengan adanya internet ini membuat siswa
semakin malas untuk membaca buku yang memiliki kelengkapan informasi yang lebih
lengkap dibandingkan dengan internet. Hal ini mengakibatkan ketergantungan
siswa didalam menggunakan internet
2.2 Penyajian Data
Secara harfiah, Internet (kependekan dari interconnection-networking)
ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung
menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran
pengguna di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem
komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet
switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar
dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.Internet
dijaga oleh perjanjian bilateral atau multilateral dan spesifikasi teknikal
(protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian).
Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum.
Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments).
Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet
Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board - IAB).
Protokol-protokol Internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP,
ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.Beberapa
layanan populer di Internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access),
WAIS, finger, IRC, MUD,
dan MUSH.
Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap
digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya
servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat
diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui Internet dimungkinkan untuk
berkomunikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger dan Windows Live Messenger.
Untuk saat ini internet sangatlah penting dalam dunia pendidikan terutama untuk
meningkatkan prestasi belajar siswa. Dengan adanya internet maka akan
memudahkan kita untuk mencari segala yang kita butuhkan. Selain sebagai media
pendidikan, internet juga berguna sebagai media untuk sharing antar pelajar
yang pada akhirnya bisa membuat kita mengetahui kualitas diri kita dengan orang
lain, sehingga kita bisa mengetahui kekurangan dan kelemahan diri kita. Selain
dari itu, dengan adanya internet yang dapat diakses dengan mudah oleh seorang
pelajar selain memberikan manfaat juga dapat mengakibatkan dampak negatif, hal
ini tergantung pada tingkat kemampuan seorang pelajar didalam melakukan pembagian
waktu. Seorang siswa yang tidak mampu melakukan pembagian waktu yang baik bisa
menimbulkan kelalaian didalam melaksanakan tugas kewajiban seorang siswa yaitu
belajar, karena terlalu asik internet-an. (Rully P. Dan Delima ).Oleh karena
itu, kita harus bisa memanfaatkan internet ini dengan sebaiknya yang salah
satunya kita harus pandai didalam melakukan pembagian waktu.
Seorang siswa yang tidak mampu membagi waktunya dengan baik,
maka akan terjadi kekacauan didalam belajarnya. Hal ini akan memberikan dampak
negatif terhadap prestasinya itu.
v Tata
tertib Internet
Sama seperti halnya sebuah komunitas, Internet juga
mempunyai tata tertib tertentu, yang dikenal dengan nama Nettiquette atau dalam bahasa Indonesia dikenal
dengan istilah netiket.Untuk di Indonesia selain tata tertib sosial di Internet
juga diberlakukan peraturan (UU ITE).
v Isu moral dan undang-undang
Terdapat kebimbangan masyarakat tentang Internet yang
berpuncak pada beberapa bahan kontroversi di dalamnya. Pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan pernyataan kebencian (hate speech), adalah biasa
dan sulit dijaga. Hingga tahun 2007, Indonesia masih belum memiliki Cyberlaw,
padahal draft akademis RUU Cyberlaw sudah dibahas sejak tahun 2000 oleh Ditjen
Postel dan Deperindag. UU yang masih ada kaitannya dengan teknologi
informasi dan telekomunikasi adalah UU Telekomunikasi tahun 1999.
Internet
juga disalahkan oleh sebagian orang karena dianggap menjadi sebab kematian.
Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian narkotik yang melampaui batas
dengan semangat dari teman-teman chatting
IRCnya. Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online,
Everquest. Brandes ditikam bunuh, dan dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab iklan dalam
Internet.
2.3 Analisis / solusi
Untuk meminimalkan dampak perubahan sosisal adalah dengan memiliki komitmen
tinggi untuk melakukan pelestarian unsure dan nilai social yang di anggap baik
dan mulia yang diharapakan dapat diteruskan kepada generasi penerus. Oleh
karena itu,harus ada respond an seleksi social yang berkembang dalam diri
siswa.
Yang paling penting peranan orang tua untuk
mengawasi anak-anak untuk tidak mengaksessitus-situs dan memberikan penjelasan
tentang bahaya internet juga perlu adanya kesadaran daridiri sendiri untuk
menghindari masalah-masalah penyalahgunaan internet dan mengetahuidampak
negative nya.Salah satu esensi dari proses pendidikan tidak lain adalah
penyajian informasi. Dalammenyajikan informasi, haruslah komunikatif.
Dalam komunikasi pada umumnya,
demikian puladalam pendidikan, informasi yang tepat disajikan adalah informasi
yang dibutuhkan , yakni yangbermakna, dalam arti secara ekonomis menguntungkan,
secara teknis memungkinkan dapatdilaksanakan, secara sosial-psikologis dapat
diterima sesuai dengan norma dan nilai-nilai yangada, dan sesuai atau sejalan
dengan kebijaksanaan/ tuntutan perkembangan yang ada.(bersambung)Dalam
memberikan/menyampaikan informasi kepada orang lain (misalnya kepada peserta
didik),maka informasi tersebut haruslah informasi yang bermakna dan baik bagi
orang yangbersangkutan. Untuk dapat mengetahui dan memahami informasi yang
benar-benar dibutuhkan,bahkan prioritas informasi yang dibutuhkan perlu kita
pahami, komunikator perlu bertindak sebagai pengamat dan pendengar yang
baik. Jadi bukan informasi yang kita ketahui yangdisampaikan, tetapi yang kita
sampaikan adalah informasi yang benar-benar bermakna dandibutuhkan sasaran.
Dalam perkembangannya di jaman sekarang ini, mengakses
internet dan membuka situs jejaring sosial kini dapat dilakukan dengan telepon
seluler. Hal ini cukup membuat dampak dari jejaring sosial sangat dirasakan
dikalangan siswa. Masalahnya adalah banyak siswa yang mengakses situs jejaring
sosial tersebut dari telepon seluler mereka pada saat proses pembelajaran
berlangsung. Akibatnya para siswa tidak serius mengikuti pelajaran yang
berlangsung, sehingga konsentrasi mereka hanya pada jejaring sosial yang mereka
akses melalui telepon genggam. Melihat keadaan ini, lambat laun motivasi
belajar mereka juga akan mengalami penurunan. Motivasi belajar sangat erat
kaitannya dengan prestasi siswa. Jika motivasi atau keinginan siswa untuk
belajar rendah maka yang terjadi adalah prestasi mereka juga akan mengalami
penurunan. Hal inilah yang sangat menghawatirkan dalam dunia pendidikan.
Dari
paparan dampak situs jejaring sosial di atas, adapun langkah strategis yang
dapat dilakukan untuk pengimplementasian gagasan yaitu sebagai berikut:
v Memberikan Pemahaman kepada Siswa
Tentang Bahaya Situs Jejaring Sosial
Langkah ini perlu dilakukan agar para siswa tahu bahaya dari
penggunaan situs jejaring sosial, dan dapat menggunakannya secara lebih bijak.
Selain itu langkah ini juga dapat menimbulkan rasa waspada kepada siswa
sehingga dalam menggunakan situs jejaring sosial mereka lebih berhati-hati.
v Usahakan Untuk Tidak Memberikan
Telepon Seluler yang Dapat Mengakses Internet (situs jejaring sosial)
Kecanggihan alat komunikasi sekarang ini telah memungkinkan
telepon seluler untuk mengakses internet. Bahkan beberapa merek telepon seluler
ternama berlomba-lomba mengeluarkan produk yang memiliki kecanggihan dan
kemampuan akses internet, yang memungkinkan penggunanya mengakses situs
jejaring sosial dengan sangat mudah. Hal ini dapat menyebabkan siswa kecanduan
mengakses situs jejaring sosial dengan telepon seluler mereka.
v Mengawasi Siswa dalam Berinternet atau Berjejaring Sosial
Pengawasan terhadap pergaulan siswa dalam jejaring sosial
dunia maya sangat diperlukan, karena jika siswa tidak diawasi mereka akan
dengan mudah mengakses situs jejaring sosial tersebut dan menggunakannya kea
rah yang tidak baik. Pergaulan mereka akan mudah melawan perkataan orang tua,
dan usaha kita untuk menyelamatkan anak untuk tidak menggunakan akses internet
secara berlebihan akan sia-sia dan tidak mendapatkan hasil yang maksimal.
Pergaulan anak yang bebas dan pengaruh dari teman-teman juga dapat memudahkan
anak untuk mengakses situs jejaring sosial dengan mudah.
BAB
III
KESIMPULAN
Internet merupakan suatu teknologi baru yang bias
menghubungkan berbagai data dan informasi secara mendunia, yang dimana setiap
orang bias dengan bebas mengaksesnya. Internet dalam bidang pendidikan
memberikan kontribusi yang besar terhadap kemajuan pendidikan khususnya di
Indonesia. Dengan adanya internet maka bias meningkatkan mutu kualitas bangsa,
Khususnya pelajar, dengan adanya internet ini maka akan memberikan pengaruh
yang positif terhadap prestasi siswa. Hal ini disebabkan oleh dengan adanya
internet, maka dapat memudahkan siswa baik itu mengerjakan tugas sekolahnya
maupun untuk mencari berbagai informasi dan pengetahuan yang ada didalam
internet. Dengan demikian seorang siswa yang sering membuka internet terutama
membuka situs-situs pendidikan maka akan membuat dirinya itu memiliki wawasan
yang luas, dan tidak akan ketinggalan dengan kemajuan zaman, yang akhirnya akan
berimbas pada peningkatan nilai prestasi siswa tersebut.
Namun selain dari manfaat, internet juga memiliki dampak
negatif bagi generasi penerus yang membuka internet. Apakah internet itu
memberikan manfaat untuk siswa atau dampak negatif siswa tergantung pada diri
siswa itu sendiri. Apabila internet digunakan untuk meningkatkan prestasi, maka
akan memberikan banyak manfaat untuk siswa. Namun apabila digunakan untuk
sesuatu yang negatif maka akan memberikan dampak yang negatif juga untuk diri
siswa.
Saran
Dari uraian diatas penulis berharap agar kita bisa
memanfaatkan segala teknologi yang ada termasuk internet untuk kemajuan bangsa.
Karena kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh tingkat kualitas pendidikan. Suatu
teknologi akan mengakibatkan apa saja itu semua tergantung pada diri kita
masing-masing. Jangan mempergunakan internet untuk sesuatu yang dapat merugikan
orang lain, atau dapat menimbulkan suatu masalah. Manfaatkanlah internet
sebagai media pembelajaran dalam rangka menuju masa depan yang cerah dengan
pengetahuan yang luas dan kritis.
DAFTAR
PUSTAKA
Soekanto,Soerjono .1990. Sosiologi
Suatu Pengantar. Jakarta :PT RajaGrafindo Persada
Wiraatmadja,Didi dan Tarsisius
Wartono.2007. Sosiologi Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat. Yudhistira